Lewat Telepon Ini, Adolf Hitler Beri Perintah Musnahkan…

Pesawat telepon Adolf Hitler. FOTO/ Daily

LONDON – Telepon yang digunakan Adolf Hitler
untuk memperintahkan pasukannya untuk membunuh jutaan Kaum Yahudi
akan segera dilelang, dibuka dengan harga Poundsterling 400.000
atau (setara Rp6,7 miliar). Lewat telepon ini Hitler berteriak
memberi instruksi brutal kepada para Jenderal di medan perang
selama Perang Dunia II.
Lewat Telepon Ini, Adolf Hitler Beri Perintah Musnahkan Kaum Yahudi

Pada pesawat telepon ini, Nama pribadi Adolf Hitler dengan logo
swastika di telepon merah tertera. Telepon yang ditemukan di
Fuhrerbunker Mei 1945 setelah Jerman menyerah, mempunyai banyak
catatan sejarah.
Lewat Telepon Ini, Adolf Hitler Beri Perintah Musnahkan Kaum Yahudi
Selain perintah membantai Kaum Yahudi, telepon ini juga
digunakan selama Perang Dunia Kedua. Di antara panggilan
terakhir lewat telepon dengan Hitler  memerintahkan
eksekusi saudara Jenderal Hermann Fegelein karena pengkhianatan

Telepon itu ditemukan oleh Brigadir Sir Ralph Rayner, 
salah satu tentara non-Soviet pertama yang masuk ke Berlin
setelah Jerman menyerah 1935..

Telepon dikirim oleh Field Marshal Bernard Montgomery untuk
menjalin kontak dengan rekan-rekan Rusia-nya di Berlin,
Lewat Telepon Ini, Adolf Hitler Beri Perintah Musnahkan Kaum Yahudi
Setelah perang ia membawanya kembali ke Inggris disembunyikan
dalam koper, tapi menolak untuk berbicara tentang telepon ini,
yang dibuat oleh raksasa Jerman elektronik Siemens dan diukir
dengan swastika dan nama Hitler.

Dia takut dia akan dituduh ‘penjarahan’ , oleh pasukan Inggris.
Jadi Brigadir Rayner melewati mewarisi telepon Hitler ini 
ke anaknya, Ranulf Rayner, sebelum ia meninggal pada tahun 1977
.
Lewat Telepon Ini, Adolf Hitler Beri Perintah Musnahkan Kaum Yahudi

“Ini adalah instrumen pribadi Hitler. Ini adalah bagian
peralatan Hitler yang sangat menyeramkan, Tapi aku sekarang
cukup tua menyimpannya, dan hal semacam ini tidak boleh
tersembunyi, ini adalah sejarah” tutur Rayner seperti dilansir
dari Daily, Rabu (1/2/2017).

(wbs)

Sb